Jumat, 11 November 2011

Kimia Air

Polaritas air
Air memiliki struktur molekul sederhana. Ini terdiri dari satu atom oksigen dan dua atom hidrogen. Setiap atom hidrogen terikat secara kovalen dengan oksigen melalui sepasang elektron bersama. Oksigen juga memiliki dua pasang elektron unshared. Jadi ada 4 pasang elektron yang mengelilingi atom oksigen, dua pasang yang terlibat dalam ikatan kovalen dengan hidrogen, dan dua pasang unshared di sisi berlawanan dari atom oksigen. Oksigen adalah "elektronegatif" atau elektron "mencintai" atom dibandingkan dengan hidrogen.

Air adalah "kutub" molekul, yang berarti bahwa ada distribusi yang tidak merata kerapatan elektron. Air memiliki muatan negatif parsial (Delta-) dekat atom oksigen akibat pasangan elektron unshared, dan muatan positif parsial (Delta-) dekat atom hidrogen.

Tarik elektrostatik antara muatan positif parsial dekat atom hidrogen dan muatan negatif parsial dekat hasil oksigen dalam pembentukan ikatan hidrogen seperti yang ditunjukkan dalam ilustrasi.
Ikatan hidrogen antara molekul air
Kemampuan ion dan molekul lain untuk larut dalam air karena polaritas. Sebagai contoh, dalam ilustrasi di bawah natrium klorida ditampilkan dalam bentuk kristal dan dilarutkan dalam air.

 

Banyak sifat-sifat unik lainnya dari air karena ikatan hidrogen. Misalnya, es mengapung karena ikatan hidrogen memegang molekul air lebih lanjut terpisah dalam padat daripada dalam cairan, di mana ada satu kurang ikatan hidrogen per molekul. Sifat fisik yang unik, termasuk penguapan panas tinggi, tegangan permukaan yang kuat, panas spesifik yang tinggi, dan sifat pelarut air hampir universal juga karena ikatan hidrogen. Efek hidrofobik, atau pengecualian dari senyawa yang mengandung karbon dan hidrogen (senyawa nonpolar) merupakan sifat unik dari air yang disebabkan oleh ikatan hidrogen. Efek hidrofobik sangat penting dalam pembentukan membran sel. Deskripsi terbaik adalah untuk mengatakan air yang "meremas" molekul nonpolar bersama-sama.

Asam dan Basa, Ionisasi Air


Persamaan menunjukkan ionisasi air

     Asam rilis H +
     Basa menerima H +

Kami mendefinisikan pH larutan sebagai logaritma negatif dari konsentrasi ion hidrogen.

     pada pH 7,0, solusi adalah netral
     pada pH rendah (1-6), solusi adalah asam
     pada pH yang lebih tinggi (8-14), solusi adalah dasar

Asam Amino

Asam amino memainkan peran sentral baik sebagai blok bangunan protein dan sebagai perantara dalam metabolisme. 20 asam amino yang ditemukan dalam protein menyampaikan array yang luas dari fleksibilitas kimia. Struktur tersier dari kandungan asam amino yang tepat proteinThe, dan urutan asam amino tersebut, protein spesifik, ditentukan oleh urutan basa pada gen yang mengkode protein yang. Sifat kimia dari asam amino dari protein menentukan aktivitas biologis protein. Protein tidak hanya mengkatalisis semua (atau sebagian besar) dari reaksi dalam sel hidup, mereka mengontrol hampir semua proses seluler. Selain itu, protein mengandung dalam sekuens asam amino yang mereka informasi yang diperlukan untuk menentukan bagaimana protein yang akan melipat menjadi struktur tiga dimensi, dan stabilitas dari struktur yang dihasilkan. Bidang protein folding dan stabilitas telah menjadi daerah kritis yang penting dari penelitian selama bertahun-tahun, dan sampai sekarang salah satu misteri yang belum terpecahkan besar. Hal ini, bagaimanapun, sedang aktif diselidiki, dan kemajuan sedang dibuat setiap hari.

Ketika kita belajar tentang asam amino, penting untuk diingat bahwa salah satu alasan yang lebih penting untuk memahami struktur asam amino dan sifat adalah untuk dapat memahami struktur protein dan sifat. Kita akan melihat bahwa karakteristik sangat kompleks bahkan kecil, protein yang relatif sederhana, adalah gabungan dari sifat-sifat asam-asam amino yang terdiri dari protein.

 Asam amino esensial
Manusia dapat menghasilkan 10 dari 20 asam amino. Yang lain harus dipasok dalam makanan. Kegagalan untuk mendapatkan cukup bahkan 1 dari 10 asam amino esensial, yang kita tidak dapat membuat, hasil degradasi protein otot tubuh dan sebagainya-untuk mendapatkan asam amino yang satu diperlukan. Tidak seperti lemak dan pati, tubuh manusia tidak menyimpan asam amino berlebihan untuk kemudian digunakan-asam amino harus dalam makanan setiap hari.

Para 10 asam amino yang kita dapat menghasilkan yang alanin, asparagin, asam aspartat, sistein, asam glutamat, glutamin, glisin, prolin, serin, dan tirosin. Tirosin dihasilkan dari fenilalanin, sehingga jika diet kekurangan fenilalanin, tirosin akan dibutuhkan juga. Asam amino esensial yang arginin (diperlukan untuk kaum muda, tetapi tidak untuk orang dewasa), histidin, isoleusin, leusin, lisin, metionin, fenilalanin, treonin, triptofan, dan valin. Asam amino ini diperlukan dalam makanan. Tanaman, tentu saja, harus mampu membuat semua asam amino. Manusia, di sisi lain, tidak memiliki semua enzim yang dibutuhkan untuk biosintesis dari semua asam amino.

Mengapa belajar struktur dan sifat?
Sangat penting bahwa semua siswa ilmu-ilmu kehidupan kenal baik struktur dan kimia dari asam amino dan blok bangunan lain dari molekul biologis. Jika tidak, adalah mustahil untuk berpikir atau berbicara tentang pantas protein dan enzim, atau asam nukleat.

Kamis, 10 November 2011

Bung Tomo " Pahlawan Nasional, yang pernah terlupakan"

Sutomo (Bung Tomo)
Lahir di Surabaya, Jawa Timur, 3 Oktober 1920
Meninggal di Padang Arafah, Arab Saudi, 7 Oktober 1981 pada umur 61 tahun



Bung Tomo adalah pahlawan yang terkenal karena peranannya dalam membangkitkan semangat rakyat untuk melawan kembalinya penjajah Belanda melalui tentara NICA, yang berakhir dengan pertempuran 10 November 1945 yang hingga kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Sutomo dilahirkan di Kampung Blauran, di pusat kota Surabaya. Ayahnya bernama Kartawan Tjiptowidjojo, seorang kepala keluarga dari kelas menengah. Ia pernah bekerja sebagai pegawai pemerintahan, sebagai staf pribadi di sebuah perusahaan swasta, sebagai asisten di kantor pajak pemerintah, dan pegawai kecil di perusahan ekspor-impor Belanda.

Ia mengaku mempunyai pertalian darah dengan beberapa pendamping dekat Pangeran Diponegoro yang dikebumikan di Malang. Ibunya berdarah campuran Jawa Tengah, Sunda, dan Madura. Ayahnya adalah seorang serba bisa. Ia pernah bekerja sebagai polisi di kotapraja, dan pernah pula menjadi anggota Sarekat Islam, sebelum ia pindah ke Surabaya dan menjadi distributor lokal untuk perusahaan mesin jahit Singer.







Masa muda
Sutomo dibesarkan di rumah yang sangat menghargai pendidikan. Ia berbicara dengan terus terang dan penuh semangat. Ia suka bekerja keras untuk memperbaiki keadaan. Pada usia 12 tahun, ketika ia terpaksa meninggalkan pendidikannya di MULO, Sutomo melakukan berbagai pekerjaan kecil-kecilan untuk mengatasi dampak depresi yang melanda dunia saat itu. Belakangan ia menyelesaikan pendidikan HBS-nya lewat korespondensi, namun tidak pernah resmi lulus.

Sutomo kemudian bergabung dengan KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Belakangan Sutomo menegaskan bahwa filsafat kepanduan, ditambah dengan kesadaran nasionalis yang diperolehnya dari kelompok ini dan dari kakeknya, merupakan pengganti yang baik untuk pendidikan formalnya. Pada usia 17 tahun, ia menjadi terkenal ketika berhasil menjadi orang kedua di Hindia Belanda yang mencapai peringkat Pandu Garuda. Sebelum pendudukan Jepang



Pemimpin Perjuangan Pertempuran Surabaya 10 November 1945
Sutomo pernah menjadi seorang jurnalis yang sukses. Kemudian ia bergabung dengan sejumlah kelompok politik dan sosial. Ketika ia terpilih pada 1944 untuk menjadi anggota Gerakan Rakyat Baru yang disponsori Jepang, hampir tak seorang pun yang mengenal dia. Namun semua ini mempersiapkan Sutomo untuk peranannya yang sangat penting, ketika pada Oktober dan November 1945, ia menjadi salah satu Pemimpin yang menggerakkan dan membangkitkan semangat rakyat Surabaya, yang pada waktu itu Surabaya diserang habis-habisan oleh tentara-tentara NICA. Sutomo terutama sekali dikenang karena seruan-seruan pembukaannya di dalam siaran-siaran radionya yang penuh dengan emosi.

Meskipun Indonesia kalah dalam Pertempuran 10 November itu, kejadian ini tetap dicatat sebagai salah satu peristiwa terpenting dalam sejarah Kemerdekaan Indonesia.





Setelah kemerdekaan
Setelah kemerdekaan Indonesia, Sutomo sempat terjun dalam dunia politik pada tahun 1950-an, namun ia tidak merasa bahagia dan kemudian menghilang dari panggung politik. Pada akhir masa pemerintahan Soekarno dan awal pemerintahan Suharto yang mula-mula didukungnya, Sutomo kembali muncul sebagai tokoh nasional.

Padahal, berbagai jabatan kenegaraan penting pernah disandang Bung Tomo. Ia pernah menjabat Menteri Negara Urusan Bekas Pejuang Bersenjata/Veteran sekaligus Menteri Sosial Ad Interim pada 1955-1956 di era Kabinet Perdana Menteri Burhanuddin Harahap. Bung Tomo juga tercatat sebagai anggota DPR pada 1956-1959 yang mewakili Partai Rakyat Indonesia.

Namun pada awal 1970-an, ia kembali berbeda pendapat dengan pemerintahan Orde Baru. Ia berbicara dengan keras terhadap program-program Suharto sehingga pada 11 April 1978 ia ditahan oleh pemerintah Indonesia yang tampaknya khawatir akan kritik-kritiknya yang keras. Baru setahun kemudian ia dilepaskan oleh Suharto. Meskipun semangatnya tidak hancur di dalam penjara, Sutomo tampaknya tidak lagi berminat untuk bersikap vokal.

Ia masih tetap berminat terhadap masalah-masalah politik, namun ia tidak pernah mengangkat-angkat peranannya di dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Ia sangat dekat dengan keluarga dan anak-anaknya, dan ia berusaha keras agar kelima anaknya berhasil dalam pendidikannya.

Sutomo sangat bersungguh-sungguh dalam kehidupan imannya, namun tidak menganggap dirinya sebagai seorang Muslim saleh, ataupun calon pembaharu dalam agama. Pada 7 Oktober 1981 ia meninggal dunia di Padang Arafah, ketika sedang menunaikan ibadah haji. Berbeda dengan tradisi untuk memakamkan para jemaah haji yang meninggal dalam ziarah ke tanah suci, jenazah Bung Tomo dibawa kembali ke tanah air dan dimakamkan bukan di sebuah Taman Makam Pahlawan, melainkan di Tempat Pemakaman Umum Ngagel di Surabaya.



Gelar Pahlawan Nasional
Setelah pemerintah didesak oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Fraksi Partai Golkar (FPG) agar memberikan gelar pahlawan kepada Bung Tomo pada 9 November 2007.[2] Akhirnya gelar pahlawan nasional diberikan ke Bung Tomo bertepatan pada peringatan Hari Pahlawan tanggal 10 November 2008. Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Kabinet Indonesia Bersatu, Muhammad Nuh pada tanggal 2 November 2008 di Jakarta

Berikut Adalah pidato bung Tomo yang membakar semangat





Selamat Hari pahlawan 10 November

Tempat Makan Bandung 2

Kata orang, Bandung tuh surganya makanan enak dan murah. Memang bener sih, banyak makanan enak2 di bandung, n harganya juga terjangkau (terutama untuk kantong orang Jakarta). Kalo buat orang Bandung sendiri sih soal harga relatif, karena macem2 makanan dan harganya bervariasi jadinya kita bisa nyesuaiin keinginan lidah n perut sama duit dikantong kita. Belon lagi kita bisa milih mau makanan yang bener2 berat ato ringan2 aja n ga terlalu mengenyangkan. Berikut ini list makanan ato cemilan yang pernah gua coba lengkap dengan alamat dan harganya, mulai dari yang Rp.6000 lokasi tenda/kaki lima ampe yang plus-plus alias cafe dengan suasana yang dijamin bisa merecharge kembali soul kita yang "kering": (Klik gambar untuk memperbesar)
  1. Bakso Malang EnggalLokasi : Jl Burangrang no. 12 (dekat SMA BPI), Jl Pasteur 61 Bandung.
    Harga : Rp 1.000an per biji. Buat paket hemat sekitar Rp 8.500 an, dengan isi sekitar 7 macam. Pas ama harga kantong pokoknya.
    Comment : Biasanya sih selalu ngantri kalo jam-jam makan (terutama yang di Burangrang), apalagi kalo sore/malem. Makanya kalo buat ngumpul-ngumpul ngerumpi banyakan agak susah, soalnya penuh banget, jadi ga enak kalo lama-lama. Soal rasa sih enak, terutama buat baso goreng n baso uratnya. Dijamin nyoss. Baso gorengnya dimakan langsung asik, kalo dicelupin ke kuahnya juga lebih asik lagi:). Kalo sistem makannya kita pas dateng langsung ngantri buat milih2, sampe di kasir bayar, trus tinggal dibawa d ke meja. Buka mulai jam 10.00 pagi sampai jam 22.00 malem.
  2. Roemah Macaroni Salsa
    Lokasi : Jl. Culan 1 (daerah Anggrek-Soka)
    Telepon : 022 - 7271718, atau 70703995
    Menu : Macaroni Salsa, Pastel Tutup, Lasagna Salsa, Mac'n Cheese, Mac Schotel. Ada juga makanan berat seperti Nasi liwet Solo, Nasi Pepes, Nasi Tutug Oncom, Gule Sapi, Rawon, Pindang Tulang Iga, dll.
    Harga : Rp 10.000 – Rp 50.000
    Comment : Bukanya jam 09.00 - 20.30, kalo buat yang deket2 situ bisa minta delivery
  3. Nasi Bancakan

    Photobucket

    Lokasi : Jl Trunojoyo 62 (sebelahan sama restoran Sambara)
    Telp : 022-4203650.
    Fax : 022-4212166.
    Menu : Nasi liwet dan nasi timbel. Terus bisa milih lauk beraneka rupa. Mulai dari sate (sate babat, sate paru, sate limpa, sate usus sapi, sate telor puyuh). Ayam goreng/bakar Cisaga, gepuk, semur, sambel goreng. Ada juga macem2 pindang (bandeng, tongkol, dll). Macem2 tumis (genjer, paria, tahu brokoli, dll). Gorengan kaya perkedel, bala-bala, rempeyek, tahu/tempe. Lotek dan rujak juga tersedia di sini. Pokoknya sunda abis d. Minuman ada es goyobod, es jus terong walanda, rupi-rupi jus, teh/kopi tubruk, dll. Ada juga kue balok yang dibikin di atas arang.
    Harga : Tumis sayur rata-rata Rp 3.500. Perkedel, tahu/tempe sekitar Rp 1.000. Pindang sekitar Rp 5.000an. Ayam dan semur sekitar Rp 7.000. Kue balok Rp 1.250. Minuman sekitar Rp 5.000an udah bisa nikmatin es goyobod. Kalo cuma pesen es teh manis, teh /kopi tubruk, kopi susu manis paling cuma sekitar Rp 2.000 an.

    Nasi Bancakan 4 Nasi Bancakan 3 Nasi Bancakan 1

    Comment : Kalo mau nyari suasana tempo doeloe, disini salah satu tempatnya. Begitu dateng ke Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O'om ini langsung aja dateng ke meja panjang buat milih lauk, abis itu bisa langsung mesen minuman, terus ngantri buat nunjukin makanan yang kita ambil. Biasanya abis itu kita dikasi nomer meja, terus langsung d disuruh makan dulu. Bayarnya belakangan, abis makan aja katanya (jangan lupa bawa nomer meja pas mo bayar). Makannya unik soalnya masi pake piring seng. Gelas minumnya juga masi pake seng (kalo minum teh tawar). Harga juga relatif murah. Tergantung ngambilnya apa, tapi termasuk wajar, ga mahal pokoknya. Kalo sayur doang paling jatuhnya Rp 3.500an semacemnya. Kalo daging sekitar Rp 7.000an. Terus buat yang mo ngirit ga usah beli minum juga gapapa. Disediain teh gratis. Itu loh yang gelasnya pake gelas seng warna kuning atau hijau telor asin di deket kue balok:). Karena tempatnya cukup luas, setelah makan kita masih bisa ngerumpi ataupun duduk2 sambil merokok.
  4. Nasi KalongLokasi : Jl RE Martadinata 57 (Riau 57)
    Menu : Macem-macem lauknya, kayanya ada 20 macem lebih. Kita tinggal milih. Katanya sih pake bahan-bahan alami buat bumbunya, seperti kluwek atau daun salam, jadi termasuk healthy food juga.
    Harga : Relatif tergantung yang kita pilih. Pas ama kantong pokoknya.
    Comment : Bukanya jam 20.00 – jam 02.00 pagi, makanya disebut kalong, soalnya malem doang bukanya.
  5. Sarwang (Sariwangi)
    Lokasi : Jl Rancabentang Ciumbuleuit
    Menu : Ayam Goreng/Bakar, Tahu Goreng/Bakar, Tempe Goreng/Bakar, Macem-macem pepes, Ikan Mujair Bumbu Rujak, Usus Ayam Pepes/Goreng/Bakar, Perkedel Jagung/Kentang Goreng/Bakar, dll
    Harga : Pas sama budget anak kos. Terutama anak-anak UNPAR.
    Comment : Bukanya mulai jam 15.00, letaknya di tenda. Tempatnya sih sederhana, rasanya yang mewah. Kalo gua sih doyannya yang bakar-bakar. Mulai dari ayam, perkedel, ampe usus mintanya dibakar semua. Kalo mau sip pesen aja yang bumbu rujak. Dijamin maknyuss…
  6. Bakmi Jowo DU 67

    Photobucket Photobucket

    Lokasi : Jl. Dipatiukur 67
    Menu : Bakmi godhok, bakmi nyemek, nasi goreng mawut, dll. Buat minum ada minuman khas Jawa. Itu dia bener banget, teh poci gula batu. Dijamin anget n manisnya cleng.
    Harga : Sekitar Rp 13.000 an.
    Comment : Seperti namanya, rumah makan ini mengandalkan Mie Jawa sebagai menu utamanya. Selain itu, di tempat ini masaknya special pake arang. Jadi rasanya memang sedep banget. Aromanya khas. Tempatnya juga bukan tenda, jadi ga perlu takut repot kalo hujan.
  7. Pempek Bang Awi

    Pempek Awie 2 Pempek Awie 1 Pempek Awie 3

    Lokasi : Jl Karapitan 84 (deket Martabak San Fransisco Karapitan)
    Menu : Pempek Lenjer, Lenggang, Kapal Selam, Adaan, Pistel.
    Harga : Rp 3.500 – Rp 13.000. Kalo yang kecil-kecil (adaan, pempek kapal selam kecil, pistel, dll) sekitar Rp 3.500 per potong.
    Comment : Cukanya mantep banget. Udah gitu ada dua macem. Yang manis (orisinil) n yang pedas. Jadi tergantung kita mau sepedas apa. Bisa suka-suka sesuai selera. Variasi pempeknya juga lumayan banyak. Kapal selamnya aja ada 3 macem. Harga tergantung ukuran. Paling kecil sih sekitar Rp 3.500. Makin gede otomatis makin mahal. Adaan alias pempek yang bentuknya kaya bakso itu juga enak banget.
  8. AmperaLokasi : Ada banyak cabang. Yang paling gede di Bandung kayanya yang di Soekarno-Hatta.
    Harga : Tergantung lauk yang kita pilih. Dan relatif wajar. Misalnya ayam sepotong Rp 8.500. Sayur asem Rp 4.000 an. Tahu/tempe goreng Rp 1.000 an. Pokoknya terjangkau d.
    Menu : Ayam Goreng/Bakar, Sop Buntut, Ikan, Aneka Pepes, Sayur Asem, Tahu, Tempe, Jambal Roti, dll. Minumannya ada macem2 jus, teh botol, dll.
    Comment : Yang di Soekarno-Hatta ini tempatnya gede banget, terus buka 24 jam. Kalo mau delivery juga bisa, tapi harus pembelian di atas 10 dus. Pas dateng kita bisa langsung ambil nasi n milih lauk yang kita mau, yang udah terhidang di meja panjang. Buat lauk yang kudu mesen kita tinggal bilang pas bayar di kasir. Entar di anter langsung ke meja kita. Lauk yang dipilih tadi juga bisa dipanasin, tinggal bilang aja ke si mba or mas2 disitu. Yang hebat sih, entah gimana pesenan tambahan kita bisa sampe sendiri di meja, yang berarti si mba or mas bener2 ngapalin orang mana yang pesen apa. Bener2 butuh SDM yang handal. Salut d. Oya, jangan lupa minta sambal, kali lagi sibuk atau si pelayannya lupa. Sambalnya hot banget d. Yoss...
  9. Bakmi Jogja
    Bakmi Jawa Bakmie Jawa Pisang

    Lokasi : Jl Panatayuda Dipatiukur, di deket belokan yang mau ke Dipatiukur
    Telp : (022) 70957924 atau 2502947, buat yang deket2 situ n pengen delivery, anak Unpad deket banget kesono.
    Harga : Rp 9000 - Rp 15.000
    Menu : Bakmi godhok, bakmi nyemek, bakmi goreng, nasi goreng mawut, dll. Buat minuman ada bandrek, cingcau, dll. Terus ada pisang gulung. Nah yang satu ini enak loh. Per biji nya Rp 2.000, kalo beli 10 gratis 1, isinya kayanya pisang raja d. Soalnya pisangnya ga asem, manis legit, mantep dah pokoknya.
    Comment : Tempatnya ga terlalu gede. Cuman bukan di tenda. Jadi kalo ujan tenang aja, ga berabe. Rasanya juga mantep, terus ga terlalu banyak vetsin. Kalo pengen buat nyemil doang bisa pesen pisang gulung ato bakmi. Ga terlalu gede banget porsinya. Kalo pengen kenyang sih mending pesen nasi gorengnya.
  10. Atmosphere Cafe
    Lokasi : Jl. Lengkong Besar 97
    Telp : (022) 4262815 atau 4262816, buat yang mo booking, siapa tau banyakan n pas weekend. Buat ngehindarin waiting list.
    Harga : Bervariasi, tergantung pesenan makanan.
    Menu : Macem2 mulai dari Indonesian food, Western Food, ada juga Japanese n Korean food.Comment : Kalo mo nyari tempat yang asik buat rileks n ngerumpi bareng temen2 or kalo mau ngadain family gathering bisa dateng kesini. Tempatnya dijamin asri, trus kita bisa milih, mau indoor atau diluar. Kalo diluar ada kolam ikannya ama kalo mau duduk lesehan juga bisa. Kalo misalnya mungkin bawa orangtua yang takut kena angin, bisa milih duduk di dalem aja. Lagian kalo weekend juga ada live musicnya. Terus kalo duduk di dalem juga bisa di bawah atau bisa di lantai 2. Suasananya ok lah. Bisa betah banget, apalagi kalo bawa sohib yang rame.
  11. Rasa Bakery & Cafe
    Lokasi : Jl Tamblong 15 Bandung.
    Telp : 022-4205330 atau 022-4201428.
    Harga : Bervariasi antar Rp 5.000 – Rp 27.000, tergantung pesanan. Bisa makan makanan berat ato bisa juga cemilan ato es krim.
    Menu : Ada es dengan macem2 nama & rasa, seperti tipe es pelangi yang pake stik, ato bisa pesen es kombinasi seperti di daftar menu. Ada kue2 n roti. Ada makanan berat seperti laksa, gado-gado, lengko, soto bandung, dll.
    Comment : Tempat ini semi cafe. Jadi soal harga juga semi cafe. Kalo soal "taste" sih rasanya lumayan, lagian stabil, dari dulu sampe sekarang masi gitu aja, jadi kayanya kalo mau nostalgia bisa d dateng kesono. Es krim nya juga lumayan bervariasi. Lagian letaknya strategis di tengah kota, jadi daripada bermacet-macet, atau kalo abis suntuk belanja bisa mampir disana buat istirahat melepas lelah.
  12. Bandung Suki

    Bandung Suki

    Lokasi : Jl Braga no. 70 ( kira-kira seberang Braga City Walk)
    Telp : 022-4207452
    Buka : Senin - Sabtu 10.30 - 14.30, 18.00 - 22.00. Dan lebih awal untuk Minggu dan hari libur, yaitu 08.00 - 14.30, 18.00 - 22.00.
    Harga : Bervariasi. Kalo mesen Suki tergantung warna atau jenis piring, kalo makan dim sum harga per porsinya sekitar Rp 17.000, terus kalo mesen menu antara Rp 20.000 - Rp 60.000. Chinese tea sekitar Rp. 6.000, terus bisa di refill. Bisa milih mo yang Jasmine, Wu Long, dll.

    Bandung Suki 2 Bandung Suki 3 Bandung suki Komplit

    Menu : Bisa suki. Bisa dim sum. Bisa juga mesen Chinese food.
    Comment : Dim Sum nya asik. Cobain d pangsit udang goreng mayonaise, tim hakao udang, tim pangsit ayam bengkuang, tim pangsit sefood & kepiting, atau kue telur mini buat dessertnya.

    Hakau Bandung Suki Bubur Bandung Suki Bandung Suki Bapau Telur

    Hmmm. Dijamin d ketagihan. Sukinya juga lumayan. Kalo mau diskon buat dim sum dateng aja pas hari biasa, ada diskon 50%, kira-kira jam 11.00 – 15.00. Hari minggu sih berlaku harga flat walaupun tidak ada diskon. Jangan khawatir semuanya flat Rp 9.800. Untuk yang berminat selain dim sum ada juga promo kartu kredit tertentu. Biasanya promo ini berlaku buat suki kecuali suki special (kaya sekarang BCA ada promo pay one for two). Buat yang berminat sama Chinese Foodnya biasanya juga ada promo kartu kredit tertentu dengan diskon sekitar 20%. Tersedia juga vallet parking mengingat padatnya jalan Braga saat ini, ataupun jika mau kendaraan Anda dapat diparkir di Braga City Walk. Menu di Bandung Suki ini halal, jadi bagi yang muslim bisa bersantap di sini.
  13. Raa Cha
    Photobucket

    Lokasi : CiWalk (Cihampelas Walk).
    Harga : Tergantung warna piringnya. Yang paling murah warna putih Rp 2.727, warna merah Rp 3.636, disusul warna kuning yaitu Rp 4.545, lalu hijau Rp 5.454. Oranye yang paling mahal, sekitar Rp 15.000, yang an. Harga di atas belum termasuk pajak 10%.
    Menu : Sayur, Daging, Jamur, Pangsit, Bakso, Tahu, Mie, dll. Minumannya ada Green Tea, Lemon Tea, dll.

    Raacha 2 Raacha Saus Alat2 Raacha

    Comment : Tempatnya asik, buat ngobrol2 n nyante cocok banget. Raa Cha ini nonjolin Thailand style. Jadi kalo kita mesen shabu-shabu terus dikasi sambal Thailandnya Raa Cha, dijamin rasanya asoy banget. Pedes2 asem n anget. Belon lagi yang bener-bener enak tuh sweet beefnya, kalo dibikin yakiniku, wooww, pas dikunyah dilidah, krasa empuk banget, belon campuran bumbunya mantep abiss. Ga kan nyesel d dateng kesini. Pasti kecanduan. Kalau yang pengen lebih hemat lagi, ambil aja pilihan paketnya, dijamin lebih irit. Paket ada 2 macem dengan kisaran harga sekitar Rp 20.000an. Oya, buat shabu-shabunya ditawarkan 2 macem kuah, yang original atau yang tom yam. Tinggal pilih aja sesuai selera.
  14. Cing Wan
    Lokasi : Ciwalk No 160, Area Broadway LG SL 21,21A,21B (di belokan deket Gampang Ingat Akuarium)
    Telp : 022-2061001 atau 022-2061002
    Harga : Dim Sum belasan ribu kira2. Buat menu chinese food Rp 25.000 – Rp 70.000 an. Tergantung pesanan ( misalnya kalo mesen ikan tergantung berat ikannya).
    Menu : Chinese food, Dim Sum. Minuman sih biasa chinese tea atau juice.
    Comment : Kalo menurut gua, termasuk mahal, walaupun ada promo kartu kredit juga masi tetep kerasanya mahal. Abisnya porsinya kecil sih. Rasa juga standar, ga sampe gimana. Cuma kalo buat tempat nongkrong sih mayan asik suasananya, apalagi kalo bisa dapet diatas yang outdoor. Pas malem view nya lumayan, lagian bisa nyante2 ngerumpi n hawanya seger, asal ga ujan aja:). Bukanya Minggu mulai jam 08.00 WIB, ada diskon 25% buat dim sum, Senin-Jumat jam 10.00- 22.00 WIB, khusus Sabtu tutupnya jam 23.00 WIB. Oya, makanan disini tidak mengandung babi. Jadi buat yang muslim tidak usah kuatir.
  15. Tomodachi Cafe
    Lokasi : Yang pertama di Jl Dr. Rajiman no.5, lalu buka beberapa cabang diantaranya di Jl. Sukajadi no. 193, dan ada juga tomodachi bakery di kompleks Taman Sakura Jl. Taman Sakura no. 22A.
    Harga : Appetizer berkisar antara Rp 12.000 sampai Rp 16.000 an. Main Coursenya berkisar antara Rp. 25000 sampai Rp 120.000. Lalu minuman berkisar antara Rp. 5.000 sampai Rp. 17.000.
    Menu : Western Food, Chinese, Japanese, Thai, Asian, Bali, Indonesian, dan kue2. Minuman sih standar lah, juice , milkshake, coffee, tea, dan minuman bersoda.
    Comment : Salah satu cafe favorit gua. Karena rasanya cukup enak (terutama steaknya), harganya lumayan, gak mahal2 amat, dan juga tempatnya lumayan cozy.

Tempat Makan Bandung

Beberapa makanan yang akan saya informasikan disini yaitu : (Klik gambar untuk memperbesar)
  1. The Kiosk Food Market
    Lokasi : Jl Ir H Djuanda 48 Bandung (Sebelah Disc Tarra Dago)
    Telp : 022-4265123; Fax : 022-4265121
    Harga : Bervariasi tergantung pilihan, mulai dari Rp 6.000.
    Menu : Mie Baso Pamoyanan (bakso telur ayam kampung, urat, daging, polos, bihun, tahu), Bakso Malang Cipaganti, Nasi Goreng, Baso Tahu, Pempek, Ronde Jahe, Martabak, Bubur Ayam, Nasi Kuning & Nasi Uduk, Mie Kocok, Pisang Goreng, Ketan Bakar, Batagor, Tahu Gejrot, Soto Sulung, Gudeg, Lotek, Sate Kambing, dll. Ada juga jajanan pasar disini.
    Comment: Menunya emang macem2 banget, jadi sistimnya banyak kios-kios yang masing-masing punya menu sendiri2. Jadi kalo pergi rombongan dengan selera makan yang berbeda-beda. Bisa dateng kesini. Dijamin tiap orang bisa puas ama pilihan masing-masing, malah bisa saling nyobain punya temen sebelah. Bukanya setiap hari, mulai jam 7.15 pagi ampe malem jam 22.00.
  2. Kafe Madtari (Buka semalam suntuk).


    Photobucket

    Lokasi : Jl Dipatiukur 5 (dpn Medicore), Jl Dr Otten 11, Jl Suci 70.
    Buka : Mulai pukul 16.00 WIB - 03.00 WIB.
    Harga : Mulai dari Rp 3.000 - Rp 15.000, terjangkau abis pokoknya, sikattt!!
    Menu : Roti n pisang yang divariasiin ama telor, kornet, keju, susu, strawberry (bisa milih mau yang mana, beda pilihan beda harga). Ada juga Indomie yang rebus atau goreng dengan pilihan pake telor, kornet, keju. Paling mahal kalo pake keju sekitar Rp7.500an, tapi mengingat kuantitas keju yang ditawarkan, ga kan nyesel. Buat minuman sendiri juga macem-macem pilihannya. Dari susu murni ampe susu kolaburasi (pake jahe, telor, teh, ovaltine, dll). Ada juga teh botol n es jeruk. Dari yang panas2 anget ampe yang seger2 dingin.

    Mad Tari 1 Mad Tari 2 Mad Tari Menu 1

    Comment : Wah tempat yang satu ini (yang di Dipatiukur) rame abis, ga pernah d keliatan sepi kecuali pas sore baru buka pisan selagi beres-beres tenda sekitar jam 16.00. Kalo dah mulai abis maghrib dipastikan full abis, apalagi kalo Sabtu malem minggu. Wow, parkir motor n mobilnya aja ngederet banget. Yang paling asik kalo yang maniak keju d, dateng aja kesini, ga kan rugi. Kalo bisa ngabisin bersih keju yang ada di piring, patut dikasi jempol. Soalnya kejunya murah hati banget, bener-bener menggunung. Orang-orang aja umumnya masi nyisa. Kalo mau live musik juga ada, pengamen maksudnya, hehehe, tapi lumayan kreatif kok, lagu-lagunya up to date, terus alat musiknya juga biasanya bukan cuma gitar aja. Buat yang mau nongkrong rame2 tapi irit, dateng aja kesini, dijamin puas. Cuma kalo ujan sih agak repot, soalnya lokasinya tenda di pinggir jalan. Tapi kalo dah nyampe di mulut makanannya sih kebayarlah basah2 juga.
  3. Ayam Olie (Ayam Goreng/Bakar Kesatriaan)
    Ayam Oli 5

    Lokasi : Jl Kesatriaan 8 Bandung.
    Telp : 022-70701057 atau 08121436161.
    Harga : Ayam Goreng/Bakar Rp 13.000, Nasi Merah Rp 3.500, Sambal Dadak Rp 4.500, Tahu Goreng Rp 3.500.
    Menu : Ayam goreng/bakar, Nasi merah (khas disini), segala macem atribut ayam (ati, ampela, usus goreng, kepala, jantung, paru, limpa, dll). Macem2 pepes (teri, ayam, usus, jamur, oncom, peda, dll). Sayur asem, perkedel, ga ketinggalan buat yang hobi makan pete atau jengkol, disini juga tersedia.

    Ayam Oli 1 Ayam Oli 4 Ayam Oli 2

    Comment : Kalo mampir ke Paris van Java, sempatin dateng ke tempat ini, langsung pesen aja di counter panjangnya, kita bisa milih macem2 disitu. Jangan lupa pesen sambal dadak. Soalnya sambal dadak Ayam Olie ini sedap abis, pas kita mesen juga ditanya, “Mau sedang or pedas?”. Ukuran pedasnya buat ukuran lidah penggila pedas sih mantap. Apalagi kalo mo ngirit ga pesen minum, ati2 tuh pas minum, mata bisa berlinang-linang saking pedasnya, soalnya teh tawar yang disediain gratis tuh panas, hehehe. Ukuran ayamnya kampungnya juga relatif besar. Jadi per potong seharga Rp 13.000 terhitung wajar. Penulis pribadi lebih suka ayam goreng dibanding yang bakar. Soalnya gurihnya bikin ketagihan. Tahunya juga empuk banget, gurih lagi (tempenya sih biasa aja, tapi ini sih pendapat pribadi, hehe). Buat yang ga gitu suka pedes, makan sambalnya bisa dicampur ama sambal yang tersedia (sambalnya manis-asem bercitarasa tomat), jadi dijamin ga kan kepedasan. Kalo sayur asemnya sih biasanya agak kurang panas disajiinnya, jadi kurang menggoda selera. Bukanya mulai jam 11.00 siang sampe jam 22.00 WIB. Oya tempat ini salah satu tempat favorit artis Vonny Cornelia loh (waktu itu pernah ketemu disini pas makan, terus pas ditanya emang langganan disini). Nah lho, siapa tau pas Anda datang kesini bisa ketemu ^^.
  4. Bebek van Java
    Photobucket

    Lokasi : Jl Dipatiukur 5A, Jl Lombok 47.
    Telp : 022-76096060 (bisa delivery, area terbatas).
    Harga : Mulai Rp 7.000 - Rp 60.000an. Menu paket BvJ (Bebek van Java) sekitar Rp 20.000an sampai Rp 47.000. Tongseng Rp 18.900. Nasi Goreng Bebek Rp 12.900. Paket Bebek Katsu (Katsu + Nasi) Rp 9.000 an. Tahu/tempe Rp 1.900. Cah Tauge Rp 7.900, dll.
    Menu : Paket BvJ (Bebek van Java) 1 (Nasi putih, Bebek Original/van Kalasan, Tahu/Tempe), Paket BvJ (Bebek van Java) 2 (Nasi putih, Ayam Original/van Kalasan, Tahu/Tempe), Paket BvJ (Bebek van Java) 3 (Nasi putih, Bebek Original/van Kalasan, Aneka Jus), Paket BvJ (Bebek van Java) 4 (2 Nasi putih, 2 Bebek Original/van Kalasan, Ca Kangkung BvJ). Ada juga tongseng. Minuman ada aneka jus, es lemon tea, es jeruk, teh botol dingin, dll.
    Bebek Van Java 6 Bebek Van Java 3 Bebek Van Java 4

    Comment : Bebek van Java yang di Dipatiukur ini memang lebar tempatnya terbatas. Tapi itu ga ngaruh sama jumlah pengunjung yang dateng ke tempat ini. Markas aslinya yang di Dago ini ada di lantai 2, jadi kalo pas di bawah sepi (tempat laundry tutup), jangan langsung cabut, naek aja ke atas (ati-ati tangganya lumayan curam kalo bawa orang tua). Bebek originalnya sendiri enak banget. Rasanya gurih dan empuk, sama sekali ga bau (kata orang Jawa kalo masaknya ga pinter bisa bau apek). Jadi kalo beli paket nasi+bebek+tahu/tempe seharga Rp 20.000, sama sekali ga kan rugi. Yang lebih asik lagi sambelnya. Sambel di tempat ini ada dua macem. Yang hot alias pedes ama yang sweet (dari tomat). Dua-duanya ditaro di satu tempat kayu yang unik, rasanya sedap, maknyuss. Asoy banget pokoknya. Kalo nasi gorengnya sendiri rasanya lumayan, tetapi termasuk berminyak, terutama telor mata sapinya. Untuk company ada juga paket BvJ Company dengan harga Rp. 95.000 - Rp 136.000 untuk 5 orang. Sedangkan untuk paket 10 orangnya mulai Rp 187.500 - Rp. 260.000, yang satu ini sudah komplit banget isinya. Dijamin puas. Buka mulai 11.00 siang sampai 23.00 malam.
  5. Es Durian Pak Aip
    Photobucket

    Lokasi : Jl Tubagus Ismail 5 (deket Simpang Dago, di belakang bangunan kuning Bimbingan IPA). Telp : 022-2512626, Jl Merdeka 25-29 (Fast Food Merdeka).
    Harga : Buat durian harga mulai Rp 12.000 - Rp 15.000. Durian Original, Chocolove, Brown Sugar, Green Land Rp 12.000, Strawberry Crush Rp 14.000, Honeybee Rp 15.000. Mie ayam Rp 8.000 - Rp 10.000. Pempek, Batagor, Kentang Sosis Rp 6.000.
    Menu : Original (durian + susu putih + gula putih), Chocolove (durian + susu coklat + gula putih), Brown Sugar (durian + susu coklat + gula merah), Green Land (durian + gula putih + santan + sirop melon), Strawberry Crush (durian + gula putih + es krim strawberry + susu cocopandan), Honeybee (durian + es krim vanilla + madu), dll.


    Es Durian Aip 6 Es Durian Aip 2 Es Durian Aip 5

    Comment : Durian disini lezat banget. Lagian masih seger biasanya. Soalnya kalo beli yang di stand-stand food court kaya di IBCC ga gitu enak. Udah masuk kulkas lama kayanya, jadi beda banget sama yang di Dago ini. Duriannya cuma sayangnya suka ada yang dagingnya tipis, jadi kurang afdol. Semangkok biasanya agak dicampur, jadi ga mungkin dapet yang dagingnya tebal semua. Padahal nyoss banget manisnya kalo dapet yang tebel daging duriannya. Tapi mengingat banyaknya variasi yang bisa dipilih, ga nyesel d ngelepas dahaga disini. Disediain juga mangkok buat ngebuang biji, terus ada aer putih gratis buat yang ngerasa kemanisan. Oya, banyak loh artis-artis yang udah ngerasain ini and ketagihan. Di Dago ini ada wall of fame artis-artis yang udah nyobain enaknya durian Pak Aip ini. Ada Tika Pangabean dengan fotonya terpampang besar di dinding belakang, Aa Gym, dll. Kalo bawa sobat yang ga suka durian, ga usah kuatir. Di Simpang Dago ini tersedia juga mie ayam, pempek, batagor, kentang sosis, dll dengan harga yang terjangkau. Bukanya jam 09.00 pagi ampe 21.00 malem.
  6. Mie Jakarta
    Mie Jak 1 Mie Jak 3 Mie Jak 2

    Lokasi : Jl Ciumbuleuit 151 A.
    Harga : Rp 7.000 - Rp 10.000 an. Polos Rp 7.000, Mie Pangsit Rp 8.500, Mie Bakso Rp 9.500, dll.
    Menu : Mie ayam, Mie pangsit, Mie bakso, ada juga Mie Komplit.
    Comment : Mie Jakarta ini selain enak, harganya juga harga mahasiswa. Sambelnya juga pedas kaya kesukaan mahasiswaJ. Buat yang masih kurang kenyang ama porsi biasa bisa nambah Rp 3.500 biar dapet porsi jumbo. Cuman kalo buat yang pengen makan setengah porsi aja rugi, soalnya cuma dikurangi Rp 500. Lagian gara-gara enak ngapain juga pesen 1/2 porsi. Buat yang mau minum jus juga bisa. Di depan ruko ini ada gerobak penjual jus. Harganya terjangkau. Kalo cuma pengen teh botol dingin sih cukup Rp 2.500.
  7. Bubur Ayam Pikiran Rakyat (Bubur Ayam PR).

    Photobucket Photobucket Bubur PR 4

    Lokasi : Jl Asia Afrika 112 Bandung (seberang Savoy Homann).
    Harga : Rp 10.000.
    Menu : Bubur ayam (pakai telor, ati, dan ampela).
    Comment : Kalo malem-malem laper, datang aja kesini. Soalnya bubur PR ini buka mulai jam 20.00 malem ampe 03.00 WIB subuh. Nama bubur PR ini sendiri asal muasalnya gara-gara nongkrong 25 tahun lebih di depan kantor pusat Pikiran Rakyat (koran harian Bandung) yang terkenal. Buat yang istrinya lagi ngidam malem-malem makan bubur juga bawa aja kesini. Rasanya lumayan, harganya juga terjangkau. Krupuknya juga bukan krupuk biasa, tapi emping. Jadi khas bubur PR. Walaupun cuma pake bawang goreng (ga pake bawang daun atau seledri) tapi tetep lezat. Yang paling berasa adalah ketika udara dingin menusuk, bubur yang hangat benar-benar membuat badan terasanya nyaman.

"Sang Penari" potret suram pasca tragedi


Tragedi nasional yang menimpa republik ini pada tahun 1965 atau yang dikenal dengan G30S (Gerakan 30 September) hingga kini masih menyisakan sisi-sisi buram bagi bangsa Indonesia.
Sebuah gerakan pemberontakan yang "didalangi" Partai Komunis Indonesia (PKI) itu tidak saja merenggut nyawa tujuh perwira tinggi yang kemudian dikenal sebagai Pahlawa Revolusi, namun juga mengorbankan nyawa jutaan anak bangsa.
Pasca G30S tahun 1965, pemerintah dibawah rezim orde baru melakukan gerakan pembersihan terhadap semua unsur yang dinyatakan terlibat dalam tragedi berdarah tersebut, tak terkecuali para pekerja seni dari rakyat bawah.
Melalui "Sang Penari" sutradara muda Ifa Ifansyah sepertinya ingin menunjukkan sebuah potret buram pasca tragedi 1965 yang hingga kini dinilai sebagai salah satu sisi kelam kehidupan berkebangsaan di Indonesia.
Film Sang Penari yang terinspirasi dari trilogi novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari tersebut mengisahkan kehidupan Srintil ronggeng dari Dukuh Paruk pada era 1960an.
Bertahun-tahun Dukuh Paruk kehilangan "kehidupannya" setelah kejadian keracunan massal tempe bongkrek yang menewaskan warga Dukuh Paruk dan salah satunya korbannya adalah Surti, seorang ronggeng  dukuh tersebut.
Srintil (Prisia Nasution), yang sejak kecil suka menari diyakini memiliki indang atau roh ronggeng, kemudian oleh kakeknya, Sakarya (Landung Simatupang) gadis itu dibawa ke dukun ronggeng, Kertareja (Slamet Raharjo) agar "dipoles" menjadi ronggeng yang sesungguhnya.
Kehidupan Dukuh Paruk pun kembali bergairah setelah memiliki ronggeng yang baru, terlebih lagi pesona Srintil mampu membuat dirinya menjadi ronggeng yang terkenal.
Namun ketenaran Srintil sebagai seorang ronggeng justru membuat tidak senang Rasus (Oka Antara) teman sepermainannya sejak kecil -yang ternyata mencintainya. Terlebih lagi seorang ronggeng tidak hanya dituntut mampu membawakan tarian namun juga melayani lelaki.
Rasus akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Dukuh Paruk dengan  cintanya kepada Srintil dan kemudian masuk menjadi tentara.
Sepeninggalan Rasus, ronggeng Dukuh Paruk semakin berkibar hingga kesenian tersebut akhirnya direkrut oleh sebuah partai untuk menarik massa dalam setiap aksi propagandanya.
Angin ternyata berbalik, kegagalan Gerakan 30 September di Jakarta, akhirnya merembet hingga ke Dukuh Paruk yang harus menerima akibatnya karena "keterlibatannya" dalam tragedi tersebut.
Sebagai film yang memotret pasca tragedi 1965, Sang Penari bisa dibilang cukup berani, karena sang sutradara menampilkan adegan pembantaian massal yang dilakukan TNI terhadap masyarakat yang diindikasikan terlibat ataupun anggota partai komunis.
Seperti yang diakui oleh penulisnya, Ahmad Tohari, bahwa dia tidak seberani Ifa Ifansyah dalam melukiskan pembunuhan massal tersebut.
"Novel ini saya tulis tahun 1980an. Saya takut jika menulis terlalu vulgar bisa-bisa peluru menembus kepala saya," kata pria kelahiran Kabupaten Banyumas 1948 itu.
Keberanian Ifa yang juga sutradara Garuda Di Dadaku, mengangkat novel Ronggeng Dukuh Paruk dari sudut pandang politik dalam negeri era 1960an bisa jadi menjadi selling point Sang Penari.
Ia mengakui, hingga saat ini masih minim film nasional yang mengambil tema pemberontakan PKI, kalaupun ada baru tiga yakni "Pemberontakan G30S/PKI" yang menjadi tontonan wajib pada masa orde baru, kemudian "Gie" serta "Sang Penari".
Sebenarnya bukan baru kali ini Ronggeng Dukuh Paruk diangkat ke layar lebar. Pada era 1980an sutradara Yasman Yazid memfilmkannya dengan judul "Darah dan Mahkota Ronggeng".
Namun saat itu, film yang dibintangi Eny Beatrice sebagai Srintil dan Ray Sahetapy sebagai Rasus, hanya mengambil sudut pandang kehidupan ronggengnya dan menonjolkan sisi erotis dan seks. "Karena itu saya tidak pernah menonton film tersebut hingga saat ini," kata Ahmad Tohari yang mengaku kecewa.
Di tengah film nasional bertema hantu dan erotisme, Sang Penari bisa menjadi tontonan yang bermutu, terlebih lagi dari sisi sinematrografi gambar-gambar yang disuguhkan cukup bagus dan nyaman untuk dinikmati.
Yang juga patut diapresiasi dari Sang Penari yakni terlihat sekali unsur ke-Indonesiaan, bahasa Banyumas sangat mendominasi dialog-dialognya, tidak sekedar tempelan satu dua kata, sehingga warna lokal begitu kental.
Pemain utama Prisia Nasution yang pasti dari namanya dari Batak dan Oka Nyoman Antara yang orang Bali begitu masuk memerankan Srintil dan Rasus yang merupakan penduduk Banyumas dengan bahasa Jawa yang ngapak-ngapak.
Jika ada sedikit kelemahan, karena film ini merupakan interpretasi sang sutradara terhadap novel, bagi yang belum membaca versi bukunya akan sedikit bingung mengikuti adegan yang terlalu cepat melompat-lompat tanpa ada adegan penjelasan.
Sedangkan bagi mereka yang sudah membaca bisa jadi akan "protes" karena Ifa melakukan perubahan-perubahan dalam karyanya sehingga sedikit melenceng dari novelnya.
"Dalam bagian akhir film ini tertulis ’terinspirasi dari novel Ronggeng Dukuh Paruk’, jadi saya tidak sedang memfilmkan novel itu tapi mengambil inspirasi," kata Ifa memberikan alasannya.